Abstract
Noun (Kata benda tak berwujud)
Abstract Noun merupakan kata benda
yang tidak berwujud, dalam arti wujudnya tidak bisa ditangkap oleh panca indra
dan pada umumnya merupakan kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable
noun), seperti :
Love (cinta), courage (keberanian),
peace (kedamaian), misery (kesengsaraan), anger (kemarahan),
beauty (kecantikan).
Abstract Noun bisa dibentuk dari
kata sifat (adjective), kata kerja (verb), atau dari kata benda biasa
(common nouns).[1]
a. Membentuk abstract noun dari adjective
Dengan mengganti kata sifat yang
berakhiran “t” dengan “ -ce”.
Contoh: absent – absence
(ketidakhadiran), confident – confidence (kepercayaan), different –
difference (perbedaan).
Dengan menambahkan akhiran “ity”,
“ty”, “ry”.
Contoh: able – ability
(kemampuan), pure – purity (kesucian), loyal – loyalty
(kesetiaan), brave – bravery (keberanian).
Dengan menambahkan akhiran “ion”.
Contoh: contrite – contrition
(penuh penyesalan), correct – correction (perbaikan).
Dengan menambahkan akhiran “-ness”.
Contoh: bad – badness
(keburukan), fat – fatness (kegemukan).
Juga ada kata benda (berasal dari
kata sifat) yang mempunyai bentuk khusus.
Contoh: angry – anger
(kemarahan), deep – depth (kedalaman), proud – pride (kebanggan).
b. Membentuk Abstrack Noun dari Verb
Dengan menambahkan akhiran “-al”.
Contoh: arrive – arrival
(kedatangan), bury – burial (pemakaman).
Dengan menambahkan akhiran “-ance”.
Contoh: resist – resistance
(perlawanan), accept – acceptance (penerimaan).
Dengan menambahkan akhiran “-ness”.
Contoh: like – likeness
(persamaan), succeed – success (hasil baik).
Dengan menambahkan akhiran “-ment”.
Contoh: agree – agreement
(persetujuan), develop – development (perkembangan).
Dengan menambahkan akhiran “-sion”
dan “-tion”.
Contoh: compare – comparison
(perbandingan), decide – decision (keputusan), act – action
(perbuatan), alter – alteration (penggantian).
Dengan menambahkan akhiran ”-th”.
Contoh: heal – health
(kesehatan), grow – growth (pertumbuhan).[2]
Dengan menambahkan akhiran “-y”
dan “-t”.
Contoh: discover – discovery
(penemuan), injure – injury (luka), fly – flight (penerbangan), contain
– content (isi).
Dengan menambahkan akhiran “-er”,
“-or”, “-ist”, “-ant”.
Contoh: Teach – teacher
(guru), instruct – instructor (instruktur), type – typist (juru
ketik), serve – servant (pelayan).
Dengan menambahkan “-age”,
“-ery”, “-ing”
Contoh: teen – teenage
(remaja), rob – robbery (perampokan), write – writing (tulisan), read
– reading (bacaan).
Dengan menambahkan akhiran “-ure”,
“-ture”, “-ature”
Contoh: please – pleasure
(kesenangan), mix – mixture (campuran), sign – signature (tanda
tangan).
Beberapa Noun (kata benda)
sudah memiliki bentuk yang sama dengan verb dasarnya. Contoh: walk,
help, chance, love, drink. Contoh dalam kalimat: I need some helps.
Would you please help me?[3]
c. Membentuk Abstrack Noun dari Noun
Dengan menambahkan akhiran “-hood”,
“-let”, “-ling”, “-ship”, “-ment”. Contoh: childhood,
booklet, duckling, friendship, judgement.[4]
terima kasih..
BalasHapusThanks so much. Your article is wonderful
BalasHapus